Tolak Tambang Nikel, Warga Batui: Bosan Dikasih Harapan Palsu Investasi

Tolak Tambang Nikel, Warga Batui:  Bosan Dikasih Harapan Palsu Investasi

Foto: Transsulawesi

Transsulawesi.com, Batui -- Masuknya investasi tambang nikel tidak lantas mendapatkan respon baik dari masyarakat di Kecamatan Batui. Menurut warga masyarakat Batui mengatakan bahwa investasi yang ada saat ini saja belum mensejahterakan masyarakat ditambah lagi masuknya investasi tambang nikel.

Menurut masyarakat Batui, selain kerusakan lingkungan yang parah. Masuknya investasi tambang nikel hanya akan memperkaya kaum pemodal yakni perusahaan nikel. Hal tersebut berdasar dari beberapa investasi yang ada di batui seperti migas, amoniak dan sawit yang faktanya tidak mensejahterakan warga setempat.

Menurut Sugianto Adjadar dari LSM Gempar, perusahaan di batui ini begitu banyak. Saat masuk pertama kali warga dijanjikan akan mendapatkan keuntungan yakni kesejahteraan saat adanya perusahaan masuk. 

Namun, setelah perusahaan masuk dan beroperasi mereka hanya mengeruk kekayaan alam di batui. Namun kehidupan masyarakat tidak mengalami perubahan signifikan khususnya pada pendapatan ekonomi.

"Perusahaan di Batui ini banyak, ada migas, amoniak, dan sawit ini lagi tambang nikel, tapi kebidupan kita begitu-begitu saja," ujar Sugianto, Sabtu (16/1/2021).

Menurut Sugianto, masyarakat Batui itu sudah bosan di kasih pengharapan palsu atau PHP oleh perusahaan. Karena faktanya sampai saat ini kehidupan warga di Batui harus bertahan dari kelesuan perekonomian. 

Sehingga menurut ya mereka menolak tegas kehadiran tambang nikel di batui karena akan merusak alam dan tidak membawa kesejahteraan.

(mhr)

 

 

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.