Tokoh Pemuda Batui: Kemana Aliran Dana DBH Migas Ratusan Miliar?

Tokoh Pemuda Batui: Kemana Aliran Dana DBH Migas Ratusan Miliar?

Jalan rusak disekitar pasar Batui. Foto/Transsulawesi

Transsulawesi.co, Batui -- Tokoh Pemuda Kecamatan Batui Moh Sugianto Adjadar menyayangkan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas (DBH Migas) dinilai tidak tepat sasaran kepada Kecamatan penghasil yakni Kecamatan Batui dan Batui Selatan. Mengingat pembangunan infrastruktur di Batui akan lebih berkembang jika aliran DBH Migas alokasi penganggarannya tepat kepada Kecamatan penghasil karrna sebagai masyarakat lingkar tambang.

Kecamatan Batui sendiri merupakan satu-satunya kecamatan yang mempunyai industri Migas pada hulu dan hilir. Dimana adanya proyek Donggi Senoro pada sektor migas dan juga PAU sebagai perusahaan Amoniak tentunya hadirnya investasi diyakini mampu mendorong pembangunan di kecamatan Batui itu sendiri.

Menurut Moh Sugianto Adjadar, pembangunan infrastruktur di Batui bisa dikatakan sangat minim. Karena pembangunan infrastruktur di Batui tidak terlihat, mengingat fasilitas umum seperti Pasar tidak ada perkembangan. Air yang menggenang di depan pasar, begitu juga jalan yang rusak dekat pasar menjadi tanda tanya kemana aliran dana DBH Migas.

"Seharusnya DBH Migas yang ratusan milliar itu disalurkan ke Batui agar tepat sasaran, karena Batui sudah berapa tahun ini minim pembangunan," ungkap Gogo.

DBH migas Kabupaten Banggai sendiri pada tahun 2023 berjumlah Rp287.872.163.000. Sementara pada APBD tahun 2022 DBH migas untuk Kabupaten Banggai hanya sekitar Rp181 miliar atau tepatnya Rp181.211.494.000

Mhr

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.