Tarif MCK di Perkemahan Pramuka Toili Dinilai Memberatkan Peserta

Tarif MCK di Perkemahan Pramuka Toili Dinilai Memberatkan Peserta

Tangkapan layar tarif MCK di perkemahan pramuka toili. Foto/fb

Transsulawesi.co, Toili -- Tarif MCK diperkemahan Pramuka Toili menjadi sorotan masyarakat Kabupaten Banggai. Dimana menurut masyarakat dan juga peserta Pramuka, tarif MCK tersebut cukup memberatkan.

Dari informasi yang didapatkan Transsulawesi, Senin, (8/8/2022), harga MCK di perkemahan Toili sebelumnya telah di sepakati oleh masyarakat desa dengan tarif yakni, mandi dikenakan tarif Rp.5000, buang air besar Rp.3000, dan buang air kecil Rp.2000.

Harga tersebut merupakan kesepakatan masyarakat desa sekitar dengan tujuan masyarakat bisa diberdayakan dan juga ikut ambil peran dalam mensukseskan kegiatan kemah pramuka di Toili.

Namun, persoalan kembali menjadi ramai saat tarif MCK berubah harga dari kesepakatan. Dimana untuk tarif mandi Rp.7000 dan buang air besar Rp.5000.

Kenaikan tarif tersebut dinilai cukup memberatkan peserta. Dikarenakan peserta yang merupakan siswa-siswa sekolah ini harus merogoh koceknya untuk sekedar mandi atau buang air.

"Pake uang jajan yang dikase kalo mo mandi sabantar," ujar salah satu siswi peserta pramuka.

Dari beberapa keterangan yang di dapatkan bahwa tarif tersebut tidak sesuai kesepakatan. Seharusnya kembali pada tarif awal. Mengingat kegiatan pramuka di ikuti oleh pelajar-pelajar yang seharusny tidak memberatkan siswa-siswi sekolah.

Dari informasi yang didapatkan bahwa diduga ada oknum yang menaikkan tarif harga MCK diperkemahan pramuka Toili yang tidak sesuai dengan tarif kesepakatan di awal.

Dari penuturan beberapa warga, jika tarif tersebut menjadi polemik berkepanjangan dan tidak membuat kenyamanan tentunya perlu di koreksi kembali.

"Jika tidak membuat orang banyak nyaman, tentunya perlu dirubah," ujar warga yang minta agar tidak disebutkan namanya.

Mhr

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.