Transsulawesi.com, Luwuk – Satu pasien PDP di Kabupaten Banggai dinyatakan positif Corona setelah dilakukan uji cepat dengan rapid test. Namun hasil pemeriksaan Swap yang dilakukan, pasen tersebut negatif.
Hal tersebut diungkap oleh Humas Tim Gugus Tugas Penanggulangan dan Pencegahan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam. Ia mengatakan bahwa satu pasien dalam status PDP dalam keadaan baik dan tengah menjalani isolasi mandiri tersebut dalam keadaan baik.
“Hasil tes cepat menggunakan rapid test PDP 1 dinyatakan positif. Namun hasil pemeriksaan Swap-nya negatif. Tim medis masih menunggu hasil Swap kedua,” paparnya dalam rilis dalam grup Media Centre COVID-19, Kamis (2/4).
Sebelumnya, pernah dijelaskan bahwa rapid test merupakan alat uji cepat mendeteksi virus. Namun, alat ini mendeteksi seluruh virus yang ada di dalam tubuh, tak terkecuali corona.
“Kalau rapid test itu fungsinya memang mendeteksi virus. Tapi belum tentu itu virus corona. Oleh karena itu dibutuhkan hasil uji lab sampel dahak,” jelas Kepala RS Undata Palu beberapa waktu lalu melalui grup Media Centre COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah.
Saat itu, pria yang akrab disapa dr Her ini menanggapi pertanyaan terkait pemberitaan seorang di Toli-toli dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid test.
Diketahui berdasarkan informasi yang disampaikan tim gugus tugas, bahwa ada ketambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Banggai. Dari data sehari sebelumnya berjumlah 17 ODP dengan tiga orang dinyatakan sembuh, kembali ketambahan 3 ODP baru. Sehingga total ODP yang terdata saat ini mencapai 20 orang.
(mhr)