Transsulawesi.com, Banggai – PLN Sulteng menargetkan proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang tengah dilakukan di Kabupaten Banggai akan rampung pada akhir tahun ini.
Proyek ini merupakan proyek prioritas untuk menyalurkan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berkapasitas 40 megawatt di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.
Menurut salah satu petugas PLN Sulteng bahwa proyek ini sedang berjalan dan ditargetkan akan rampung pada akhir tahun dimana proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Luwuk ini untuk menghubungkan gardu bertegangan tinggi dari Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan hingga Kecamatan Batui.
Untuk jlaur SUTT yang dilewati, pihak PLN melakukan ganti rugi terhadap jalur yang dilewati. Salah satu petugas PLN UPP Kitring Sulawesi tengah Rizki mengatakan bahwa kompensasi ini merupakan tanggung jawab PLN kepada pemilik lahan yang dilewati oleh jalur ROT.
“Dalam dua hari ini kami telah melakukan pembayaran kompensasi kepada 140 warga pemilik lahan,” uajrnya.
Selaku BUMN, PLN Sulteng telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten dan Kecamatan untuk melakukan proses pembayaran kompensasi. Untuk pembayaran sendiri, PLN Sulteng menggandeng PT Bank Negera Indonesia (BNI) untuk proses finansialnya.
Saat ditanya mengenai besaran kompensasi kepada warga, Rizki menjelaskan bahwa PLN Sulteng sendiri mempunyai mekanisme yakni melalui “Jasa Penilai Publik” untuk melakukan proses taksiran harga kompensasi kemudian melakukan pembayaran kompensasi.
“Ada jasa penilai publik untuk melakukan proses tersebut,” singkatnya.
Beberapa warga yang menerima kompenasi dari PLN mengatakan bahwa besaran kompensasi yang diberikan oleh PT PLN sudah tepat dan juga disaksikan serta didampingi oleh Lurah, Kades setempat sehingga proses kompensasi berjalan dengan baik.
(mhr)