Transsulawesi.com, Banggai -- Pai Karim salah satu pemuda yang bersahaja, santun, dan luwes. Ia dikenal sering aktif dalam bersosialisi serta berkomunikasi. Memiliki banyak teman dan relasi bisnis seiring dengan perannya sebagai Kepala Cabang salah satu Bank didaerah Banggai.
Teman-temannya memberi kesan ia adalah bapak, teman, juga manager dalam hal apapun, baik dirumah sebagai Kepala Rumah Tangga maupun di Kantor sebagai Tim Leader, kesan bersahaja, sederhana dan penuh canda nampak pada sosok Mohammad Rivai Karim yang sekarang sedang mengikuti seleksi Calon Direktur atau Kepala PDAM Kab. Banggai.
Ia yang sekarang menjabat sebagai seorang Leader disebuah Bank, bekerja secara Profesional. Mengabdi kepada Daerah ini adalah cita-cita yang ingin dicapainya. Kehendak Maju sebagai Calon Kepala PDAM adalah salah satu media untuk mewujudkan cita-cita itu. Menurutnya Air adalah kepentingan semua orang, siapa saja, tidak memilih kelas sosial. Kebutuhan paling mendasar manusia yang harus dilayani oleh Negara kepada Rakyatnya dan dijamin sebaik-baiknya.
Ia adalah Pemuda Profesional, tidak terlibat dalam urusan Politik apapun, Pai Karimmemiki Visi ingin menjadikan Air benar-benar menjadi bagian Vital (hak dasar) yang harus dilayani secara baik bagi seluruh masyarakat Kab. Banggai. Berbekal Kemampuan Manajerial dan Kesederhanaan membuat ia tidak gentar ingin mewujudkan cita-cita berbakti kepada Daerah kelahirannya yang ia cintai. Tak ada kepentingan lain, kecuali ingin memanfaatkan Potensi Air yang melimpah di Kab. Banggai untuk diolah agar bermanfaat bagi Masyarakat secara merata.
Jika tak ada aral melintang sebentar lagi cita-citanya akan terwujud. Dari 14 orang yang ikut seleksi Calon Kepala PDAM ia adalah yang paling Muda Dan seorang pekerja profesional serta Independen. Dalam pandangan pengamat kesempatannya terbuka, hanya saja jika Political Approach dikedepankan bisa jadi ia tidak akan terpilih, namun tidak dengan profesionalitas dan Leadership Capability serta Managerial, ia pasti unggul.
Walau kondisi daerah ini yang cenderung mengedapankan koneksi dan kepentingan Kelompok, tapi ia tidak gentar, ia hanya ingin melihat daerah yang ia cintai ini tercukupi Air untuk seluruh warga yang mendiami. Niatnya ingin mewakafkan dirinya untuk Masyarakat Kab. Banggai. Semoga Tuhan menganugrahkan Kesehatan kepadanya untuk mewujudkan mimpinya.
(sam)