Ketar-ketir Hadapi Bupati Amir, Borong Partai Langkah Banting Setir?

Ketar-ketir Hadapi Bupati Amir, Borong Partai Langkah Banting Setir?

Ir. H. Amiruddin Tamoreka. foto/istimewa

Transsulawesi.co Banggai — Masyarakat Kabupaten Banggai akan kembali menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Sebagai persiapan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis jadwal dan tahapan Pilkada 2024. Jadwal dan tahapan tersebut telah diatur dan ditetapkan secara resmi sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan. Adapun Pilkada 2024 ini dijadwalkan terlaksana serentak di seluruh Indonesia.

Walau pendaftaran Pilkada 2024 masih beberapa bulan kedepan namun beberapa telah mengorbit ke publik di Banggai. Nama-nama yang mencuat yakni beberapanya adalah sosok lama yang kembali bertarung di Pilkada 2024.

Ir. H. Amirudin Tamoreka adalah politisi dan pengusaha asal Banggai. Dia menjabat sebagai Bupati Banggai periode 2021-2024.

Dr. Ir. H. Herwin Yatim, M.M. adalah politisi asal Banggai. Dia menjabat sebagai Bupati Banggaiperiode 2016-2021. Pernah bertarung pada Pilkada Banggai 2020.

Sulianti Murad adalah putri dari Murad Husain dikenal sebagai pengusaha perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Banggai dengan bendera PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS). Sulianti Murad juga pernah bertarung pada Pilkada Banggai 2020.

Menariknya pada Pileg 2024 kemarin, banyak politisi yang keliru menganalisa kekuatan petahana Bupati Banggai Amiruddin. Dimana banyak yang memprediksi bahwa kekuatan Bupati Amiruddin melemah. Namun, kemenangan partai Golkar yang cukup gemilang di Kabupaten Banggai menjadi tolok ukur bahwa kekuatan politik dari Amiruddin masih kuat. Partai Golkar di Banggai sendiri diketauhi mempunyai hubungan erat dengan Bupati Banggai.

Lantas bagaimana mengalahkan H. Amiruddin Tamoreka pada pilkada 2024 jika berkaca dari hasil pileg 2024?

Ada satu langkah bernafsu yang di lakukan oleh Sulianti Murad pada pilkada 2024 ini. Dimana dirinya menerapkan langkah “Politik Borong”  partai untuk menjadi bagian dari gerbong pendukung dirinya. Dari informasi, Sulianti Murad yang merupakan ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai ini resmi telah mengantongi dukungan dari partai PKB dan PAN. Sulianti murad juga telah berharap atas dukungan partai Nasdem setelah berjumpa dengan Wakil Ketua Umum Nasdem Ahmad Ali.

Lantas, ada beberapa partai yang belum menyatakan secara resmi rekomendasi dukungannya kepada pasangan calon manapun yakni Partai Golkar, Partai Hanura, Partai PKS, dan Partai PDI Perjuangan. 

Namun publik menebak bahwa arah partai Golkar yang berjumlah 11 kursi akan bermuara pada H. Amiruddin Tamoreka, mengingat ketua DPD II Golkar Banggai adalah adiknya yaitu H. Beniyanto Tamoreka. Kemudia H. Herwin Yatim menimbang dirinya adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banggai yang ikut maju di pilkada 2024 akan mendapatkan dukungan PDI Perjuangan yang mendaptkan raihan 6 kursi.

Namun dengan adanya “Politik Borong” yang dilakukan oleh Sulianti Murad bisa dipastikan ada kehendak yang bisa ditebak, untuk cerita Pilkada Banggai 2024 dimana gambarannya akan ada tiga paslon maju belum bisa di aminkan. Hal tersebut karena melihat jumlah suara kursi partai pendukung bisa saja tidak mencukupi untuk tiga paslon. Dimana hanya tersisa yakni Partai Nasdem 4 kursi, Hanura 1 kursi, dan PKS 1 kursi.

Lantas apakah efektif jika jurus politik borong partai menjadi mortir untuk H. Amir? Bisa saja, karena mengingat dengan dukungan partai gendut akan menambah jumlah gerbong pendukung yang berasal dari partai pengusung di pilkada 2024 ini. Namun belum bisa kita simpulkan karena beberapa partai belum mengeluarkan rekomendasi dukungannya kepada paslon di Pilkada 2024 Banggai. Walaupun begitu, strategi pemenangan di lapangan juga sangat mempengaruhi menang-kalah.

Kekuatan politik H. Amiruddin Tamoreka masih kuat mengakar dan kokoh berdiri, mengingat dirinya adalah Bupati Aktif Banggai. Ditambah lagi kekuatan Partai Golkar sebagai pemenang Pileg 2024 di Banggai. Begitu juga masyarakat yang masih menginginkannya kembali menjabat dua periode di Banggai. Lantas apakah politik borong partai jurus terakhir jurus terakhir untuk bisa mengalahkan petahana? Belum tentu, Jangan dicibir karena bisa dianulir.

Sebagai informasi, bahwa Penyelenggaraan Pilkada 2024 diatur dalam PKPU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024. Berdasarkan PKPU tersebut, berikut jadwal pendaftaran calon Pilkada 2024.

Pemenuhan Persyaratan Dukungan Pasangan Calon Perseorangan: Minggu, 5 Mei 2024 - Senin, 19 Agustus 2024

  • Pengumuman Pendaftaran Pasangan Calon: Sabtu, 24 Agustus 2024 - Senin, 26 Agustus 2024
  • Pendaftaran Pasangan Calon: Selasa, 27 Agustus 2024 - Kamis, 29 Agustus 2024
  • Penelitian Pasangan Calon: Selasa, 27 Agustus 2024 - Sabtu, 21 September 2024
  • Penetapan Pasangan Calon: Selasa, 22 September 2024 - Sabtu, 22 September 2024

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.