Transsulawesi.com, Banggai -- Bupati Banggai Dr. Ir. H. Herwin Yatim, MM di dampingi oleh Wakil Bupati Banggai bapak H. Mustar Labolo, M.Pd.I dan Sekretaris Daerah Ir. Abdullah, M.Si selaku ketua TAPD memimpin secara langsung Rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) diruang rapat umum kantor SETDA Kabupaten Banggai, Senin, (15/6/2020).
Melalui kesempatan ini Bupati banggai Dr. Ir. H. Herwin Yatim, MM soroti persoalan anggaran yang terjadi harusnya tidak terjadi apabila dikelola dengan baik.
Menurut Herwin ketua tim tapd dan anggota harusnya bisa meramu sedemikian rupa perihal kebutuhan anggaran Banggai secara makro. Dengan adanya pandemi covid19, terjadi refocusing anggaran terkait penanggulangan covid19, dan pemotongan anggaran dari pusat.
Polemik anggaran yang terjadi hari ini mengakibatkan kami selaku pimpinan daerah dinilai oleh para pimpinan opd seolah olah terlalu sadis dalam merasionalisasi anggaran,
“Saya berharap kepada TAPD Tim Anggaran Pemerintah Daerah Untuk Menjelaskan dengan terperinci dan mencarikan Solusi terkait Isu yang berkembang saat ini, Banyak isu hangat perihal Anggaran yang berkembang, yang mendegradasikan Pemerintah,” ujar Herwin.
Herwin juga mengatakan bahwa perihal anggaran tidak di jelaskan dengan baik oleh TPAD kepada Dinas OPD, begitu juga kepada legislatif hal tersebut bisa mengganggu kenyamanan kerja kekompakan dan ritme kerja perangkat daerah.
Pada kesempatan yang sama, wakil Bupati Banggai Drs. H. Mustar Labolo,M.Pd.I Menambahkan kami perlu meluruskan informasi yang beredar terkait Pemotongan Anggaran Sekretariat Dewan, bahwa anggaran Sekretariat Daerah yang Inklud didalamnya Anggaran Operasional KDH dan WKDH juga sma mengalami pemotongan anggaran yang ekstrime bahkan anggaran kesehatan pimpinan daerah pun mengalami rasionalisasi.
“Saya juga menekankan kepada tim anggaran pemerintah daerah agar selalu melaporkan deskripsi garis besar perkembangan rasionalisasi anggaran saat ini kepada saya tentunya sebagai wakil bupati, sehingga kami juga mengetahui bagaimana postur dan kondisi anggaran kita saat ini, ujar Mustar.
Wakil Bupati juga menekankan kepada tim anggaran pemerintah untuk mencarikan solusi dan meramu sebaik mungkin apbd kita yang ada saat ini, dan selalu berkoordinasi dan mengkonsolidasikan terkait permasalahan anggaran dengan baik kepada seluruh stake holder.
Pada kesempatan lain sekretaris daerah selaku ketua tim anggaran pemerintah daerah ir. abdullah,m.si menyampaikan bahwa anggaran kita di tahun anggaran 2020 dalam penetapan sebesar Rp. 1.878.226.932.400 meliputi belanja tidak langsung sebesar +- 1.2 trilyun, dan belanja langsung sebesar +- 628 miliar, setelah pergesaran 1, 2, 3 dan 4 total anggaran yang tersisa +- 1,6 trilyun atau berkurang sebesar +- 229 miliar, atau 12,24%.
Ketua tim TAPD sekretaris daerah dalam penjelasannya menjelaskan mekanisme tekhnis pergeseran dan kronologis pergeseran dan refokusing tahap 1 sampai dengn tahap 4 sesuai dengan petunjuk kementerian dalam negeri dan kemenkeu,
ia juga menyampaikan tim anggaran pemerintah daerah memohon maaf apabila ada hal hal yang tidak berkenan atas pengelolaan anggaran selama ini, karena kami selama ini telah berusaha bekerja maksimal, apabila ada hal hal yang kurang mohon di koreksi sebagai perbaikan kedepan.