Transsulawesi.co, Banggai -- Untuk memastikan sejauh mana pemerintah kecamatan mengimplementasikan program kerja yang sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Banggai, Bupati Banggai Amirudin dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili mengevaluasi kinerja para camat dalam agenda Evaluasi Kinerja Kecamatan (EKK) yang dilakukan di Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati, Luwuk Selatan, Rabu (22/6/2022).
Kegiatan tersebut diawali dengan pemaparan profil wilayah dari tiap-tiap kecamatan. Profil kewilayan tersebut memuat data-data tentang kependudukan, jumlah desa/kelurahan, potensi wilayah, inovasi yang dikembangkan, serta permasalahan yang terdapat di kecamatan.
Dalam sesi tanya jawab, Bupati Amirudin secara detail menguji sejauh mana para camat memahami permasalahan di wilayah yang dipimpinnya. Bupati juga ingin memastikan bahwa setiap program yang dicanangkan oleh pemerintah kecamatan sejalan dengan visi misi pemerintah kabupaten. “Itulah fungsi camat, memastikan setiap program kerjanya sesuai dengan visi misi kami,” tegas Bupati Amirudin.
Secara teknis, beberapa hal yang tidak sempat dipaparkan dalam slide presentasi maupun melalui video singkat menjadi catatan bagi Bupati, Wakil Bupati, maupun Tim Penilai EKK yang terdiri dari Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala BKPSDM, BPKAD, Kabag Hukum, Kabag Ortal, dan Bappeda Litbang.
Pada hari pertama EKK, lima camat yang telah dievaluasi kinerjanya yakni Camat Luwuk, Luwuk Timur, Luwuk Selatan, Luwuk Utara, dan Camat Batui. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi untuk seluruh camat di Kabupaten Banggai.
Selain pemahaman tentang kondisi kewilayahan, aspek lain yang dinilai yakni inovasi yang telah dilakukan dalam hal penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Poin penilaian berikutnya adalah implementasi pelaksanaan visi misi pemerintah daerah di kecamatan, pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa/kelurahan di kecamatan, serta pelaksanaan penyelenggaraan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecamatan yang memperoleh nilai tertinggi akan mengikuti evaluasi tahap selanjutnya di tingkat provinsi, bersaing dengan kecamatan-kecamatan terbaik se-Sulawesi Tengah.
Mhr/DKISP